Pelatihan Guru Siswa SLB Berkolaborasi

Guru di Sekolah untuk Bekerja Dengan program ini memiliki kesempatan untuk mengambil pendekatan baru dan inovatif untuk membantu siswa SLB mereka untuk berkolaborasi. Manfaatnya adalah bahwa para guru ini jauh lebih terlibat dalam ruang kelas mereka. Berikut adalah beberapa strategi yang membantu mereka menjangkau siswa mereka secara lebih efektif.
Salah satu tujuan utama dari proyek Pelatihan Guru Siswa SLB untuk Berkolaborasi adalah untuk membangun kolaborasi dan motivasi siswa. Dalam demonstrasi mereka, mereka menyajikan contoh tentang penerapan model kolaboratif untuk membuat presentasi. Setelah presentasi dibuat, mereka meminta siswa untuk mengerjakan kertas penelitian bersama.

Anak SLB Ikut Serta Dalam Kolaborasi

Anak-anak sekolah menengah berkumpul bersama untuk mengidentifikasi pertanyaan atau topik yang akan dibahas. Mereka kemudian mulai bertukar pikiran sendiri dan akhirnya menemukan beberapa jawaban. Mereka kemudian mulai saling meminta bantuan tentang cara terbaik untuk mempresentasikan ide-ide mereka. Mereka berkolaborasi bersama, membuat semua teman sekelas mereka lebih kuat sebagai sebuah kelompok.
Ketika anak-anak yang sama ini diberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan guru kelas mereka, ide kolaboratif mereka memang lebih efektif. Guru dan siswa dapat bekerja bersama pada satu ide atau jawaban dan berkolaborasi untuk itu. Ini memungkinkan mereka untuk menghasilkan dokumen bersama, yang pada gilirannya membantu mereka bekerja bersama dalam tugas yang lebih besar.

Guru Berperan Penting Dalam Kolaborasi

Setelah siswa menyelesaikan makalah penelitian, mereka ditunjukkan garis besar yang sama yang mereka hasilkan selama model kolaboratif. Mereka kemudian diizinkan membaca seluruh garis besar lagi. Setelah ini selesai, mereka kemudian memulai tugas terakhir. Ini termasuk proses kolaborasi yang panjang, yang menghasilkan output kolektif yang jauh lebih baik daripada apa yang mereka capai sendiri.
Dalam modul Pelatihan Guru Siswa SLB untuk Berkolaborasi, siswa diberi kesempatan untuk menggunakan pengalaman mereka sendiri untuk membuat proyek mereka. Proyek-proyek ini memberi mereka kesempatan lain untuk belajar bagaimana menerapkan keterampilan kolaborasi di ruang kelas mereka. Beberapa proyek menggunakan ide siswa lain sebagai dasar. Namun, yang lain menggunakan karya yang sepenuhnya asli.
Melalui pendekatan baru ini, para siswa di kelas SLB lebih termotivasi untuk berkolaborasi. Itu juga membantu mereka mendapatkan yang terbaik dari kekuatan masing-masing. Mereka tidak hanya belajar bagaimana bekerja bersama sebagai sebuah kelompok, tetapi mereka juga belajar bagaimana menggunakan kekuatan mereka dan bagaimana berbagi dan belajar dari kelemahan mereka.
Strategi lain yang membantu adalah memungkinkan siswa untuk mengerjakan analisis kelompok. Sebagai tim, mereka semua diberi daftar topik untuk dibahas. Mereka kemudian akan memiliki kesempatan untuk kembali dan bertanya satu sama lain untuk membantu mereka memilah berbagai perspektif dan menghasilkan proyek yang paling efektif.
Bagian terakhir dari strategi ini adalah untuk mendorong kolaborasi antara siswa dan guru mereka. Terkadang, ini berarti bahwa guru akan melatih siswa ketika mereka mengerjakan proyek mereka. Di lain waktu, guru mungkin hanya memberi siswa dukungan langsung dengan memberi mereka ceramah untuk mendorong mereka ke arah yang benar.
Dalam Pelatihan Guru, Siswa SLB Berkolaborasi, salah satu cara terbaik untuk mendorong siswa berkolaborasi adalah menyisihkan waktu yang ditentukan untuk ini. Setiap kelompok akan bertukar pikiran tentang topik yang akan dibahas, dan guru akan mendorong semua kelompok untuk melakukannya. Di akhir waktu, semua kelompok diberi pertanyaan yang bisa mereka ajukan satu sama lain.

Mengetahui Anak Siswa SLB

Dalam Pelatihan Guru, Siswa SLB Berkolaborasi, para siswa belajar bagaimana memulai percakapan dengan guru mereka untuk mendapatkan umpan balik pada proyek mereka. Guru bahkan akan meminta siswa untuk menjelaskan apa yang ingin mereka lakukan selanjutnya untuk memastikan bahwa mereka mengambil inisiatif untuk mencapai lebih banyak. Ini membantu siswa mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mendapatkan nilai tinggi di kelas sambil juga mendapatkan umpan balik pada proyek mereka.
Penting bagi semua guru untuk menggunakan strategi ini untuk mendorong kolaborasi siswa di ruang kelas mereka. Ini menunjukkan bahwa semua siswa dapat bekerja bersama untuk melakukan proyek sebaik mungkin. di kelas yang diberikan.

Baca Juga : Bagaimana Berinteraksi Dengan Cacat Tunanetra